Alasan Mengapa Miom Harus Diangkat

Salah satu penyakit khas terhadap wanita yang cukup ditakuti ialah Miom. Miom biasa melekat pada rahim dan keberadaannya seringkali tak terdeteksi di awal dan tak memunculkan gejala berarti. Tetapi miom sangat memengaruhi kesehatan organ intim perempuan disaat keadaannya sudah parah. Contohnya, perempuan mengalami menstruasi dengan pendarahan banyak dan kadang harus mendapatkan transfuse darah akibat anemia.

Alasan Mengapa Miom Harus DiangkatMiom dapat saja tak diangkat lewat operasi saat kondisinya tak membahayakan. Tetapi kalau sudah memicu pendarahan banyak terlebih saat haid, sebaiknya miom diangkat. Perempuan akan mengalami anemia parah apabila keadaannya telah seperti itu.

“Saya ada pasien dengan miom sebesar 10 cm, dia nggak mau operasi. Padahal saat beliau menstruasi itu jadinya berlebihan darahnya. Dalam setahun mesti tiga kali transfusi,” kata dr Eric Kasmara, SpOG dari Rumah Sakit Pondok Indah Puri Indah.

Pada saat miom yang memicu pendarahan tak diambil, bisa jadi tubuh langsung melakukan adaptasi. Hanya saja selain perempuan yang mengalaminya bisa terkena anemia parah, dia pun berisiko mendapatkan gagal jantung

“Jantung kan mesti pompa darah, mengangkut oksigen. Seandainya Hb rendah, jantung pasti ngos-ngosan, dipaksa kerja keras jadi ngap-ngapan. Anemia nggak boleh dibiarkan,” tutur Eric.
Untuk mengetahui apakah perempuan memiliki miom, mampu dilakukan dengan pemeriksaan pencitraan. Miom memang lah sulit dideteksi tanpa bantuan alat.

“Miom kadang nggak didapati karena nggak ada keluhan. Karena nggak ada keluhan jadi nggak menyadari dan nggak pernah kontrol. Saat USG baru ketahuan. Bila membahayakan diangkat saja, bila tak ya tidak perlu,” kata Eric.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *